Selasa, 22 November 2016

Perjuangan Ayah

Ayah
Ayah......
Siapa lagi selain engkau
Yang menolong ibuku
Disaat aku dilahirkan

Engkau pahlawan terbesarku
Mencari nafkah pada siang dan malam
Dengan semangat yang tinggi
Membuatku termotivasi

Disaat itu....
Engkau harus marah
Disaat aku nakal
Dan tidak menuruti perintah

Ayah....
Kini engkau sudah lelah
Dan aku harus menggantikanmu
Untuk meneruskan generasi kita

Cobaan yang dihadapimu
Kini telah dilewati
Rasa semangat ditingkatkan
Untuk masa yang akan datang

Disaat engkau tiada
Aku merasa terpukul
Menghadapi cobaan yang berat
Yang sangat besar

Ayah....
Aku akan berjuang
Dengan semangat dan gairah
Untu kita nanti....
 
 
 

ayah adalah tulang punggung





pagi pagi yang cerah ini
beliau pergi untuk sesuap nasi
bahkan kebutuhan keluarganya
sehari bercucuran keringat

manusia seperti itu
patut kita sayangi
beliau pekerja keras
untuk anak istri ditumah

beliau ayah
dia yang besarkan kita
tanpa kenal lelah
sehingga kesehatan ditaruhkan

ayah hidup mau indah
bagaikan laut yang tenang
hidupmu penuh rintangan
apapun kau taruh kan demi diriku

kau merasa sakit karna diriku
kau begini demi diriku
untuk jadi anak shalleh
dan cerdas masa depan

angin mulai berlalu
usia tua telahmendatang
keharmonisan keluarga
begitu indah

hanya diriku
yang mampu menngetahui jiwamu
harta tahta benda
tak berarti bagimu

hanya yang berhaga
titipan tuhan yang besar
ialah
anak istrimu

ayah tak mungkin
diriku melupaka jasamu
jika terjadi maka
tak balas budi

tapi bagaimana
cara membalas budimu
itu mustahil bagiku tapi kau
ingin diriku jadi anak cerdas

hari hari bersama mu
kuterasa indah
takan pernah kulupakan takan kulupa
tanpa dirimu tak berdaya







                       arya surya

                       ix alexandria